Cuitan Dogecoin Elon Musk Bikin Harga Bitcoin Melonjak

1 min read

Cuitan Dogecoin Elon Musk Bikin Harga Bitcoin Melonjak

GAJEBOT.COM – Cryptocurrency secara luas melambung pada Kamis pagi dikala CEO Tesla Elon Musk menuliskan cuitan pada akun Twitter miliknya terkait sumbangan terhadap dogecoin, cryptocurrency berbasis meme.

Dikutip dari laman Yahoo Finance, Jumat (15/10/2021), salah satu pencipta token lelucon, Billy Markus sudah menuliskan cuitan yang ditujukan terhadap para penambang dogecoin bahwa ‘mereka yang mempertahankan keselamatan jaringan dengan imbalan koin yang gres dicetak tetapi tidak memperbaharui perangkat lunaknya’ yakni ‘setan’.

Menanggapi cuitan itu, Musk pun menjawab secara singkat tetapi memiliki arti ‘100’.

Tidak cuma itu, ia juga menyertakan emoji jempol dan emoji tertawa untuk cuitan serupa yang lain yang dibentuk Markus.

Perlu diketahui, cuitan Musk mengenai ruang crypto seringkali memiliki efek besar pada harga koin crypto dan dogecoin.

Dogecoin naik sekitar 6 persen dan diperdagangkan pada 0,236 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara 0,17 poundsterling.

Sedangkan bitcoin melambung 5 persen, diperdagangkan pada 57.595 dolar AS dan masih bertahan di atas level kunci 50.000 dolar AS.

Lalu ethereum, crypto paling besar kedua di dunia menurut kapitalisasi pasar, melambung 5,6 persen lebih tinggi dan diperdagangkan pada 3.640 dolar AS.

Baca Juga :  Sukses Besar Di As, Paypal Crypto Lanjut Perluasan Ke Inggris

Melihat pergerakan ini, Manajer Luno Inggris, pertukaran dan dompet cryptocurrency global, Sam Kopelman pun menyampaikan bitcoin sudah mengawali permulaan yang bagus pada Oktober dengan peningkatan 31 persen.

“Mengungguli semua indeks tertimbang kapitalisasi pasar yang lain dengan selisih yang lebar. Ekspektasi yang meningkat untuk dana yang diperdagangkan di bursa bitcoin yang ditunjukkan oleh meningkatnya minat terbuka serta premi dasar yang meningkat untuk CME berjangka, sanggup menjadi penyebab saat-saat bullish,” kata Kopelman.

Gambar ilustrasi bitcoin perayaan di depan logo kendaraan beroda empat Tesla. Tesla, yang dipimpin oleh Elon Musk, mengonfirmasi bahwa mereka berbelanja sekitar $ 1,5 miliar bitcoin pada bulan Januari dan menghendaki untuk mulai mendapatkannya selaku pembayaran di masa depan. Pada hari Senin, 8 Februari 2021, di Dublin, Irlandia.
Gambar ilustrasi bitcoin perayaan di depan logo kendaraan beroda empat Tesla

Kopelman menambahkan, pangsa CME dari minat terbuka global dalam bitcoin berjangka meraih 17 persen pada ahad ini.

Ini ialah level tertinggi yang tercatat sejak Februari 2021.

“Menunjukkan pedagang institusional sudah kembali ke bitcoin,” terang Kopelman.

Sementara itu Kepala Analis Pasar di AvaTrade, Naeem Aslam menyampaikan penanam modal mesti mengerti teknologi blockchain dikala ini sudah diadopsi di lapangan dan digunakan untuk menjalankan transaksi oleh pelanggan serta bisnis.

Sehingga membuat lebih mudah pelanggan dalam mengerti betapa bergunanya gerakan tersebut.

“Konsumen mesti ingat bahwa tidak lagi sukar untuk mengerti bagaimana aset digital sanggup digunakan secara praktis, menyerupai yang terlihat di El Salvador yang sudah menyatakan bitcoin selaku alat pembayaran yang sah,” kata Aslam.

Baca Juga :  Pakar Digital Beberkan Kiat Mendulang Untung Cuan Dari Cryptocurrency

Ia lalu menyebutkan teladan kartu kredit yang disokong Visa BlockFi, yang ia gambarkan akhirnya selaku ‘hal yang menakjubkan’.

Perusahaan menyampaikan rata-rata pemegang kartu BlockFi akan menghabiskan 30.000 dolar AS per tahun dan proyeksinya menyediakan pemegang kartu BlockFi condong menghabiskan lebih dari 2 miliar dolar AS per tahun.

“Ini menyediakan pasar yang luas, di mana aset digital sanggup memanfaatkan,” terang Aslam.

Aslam juga mencatat bahwa CEO BlackRock, Larry Fink mengaku menyaksikan kesempatan besar di sektor ini.

“Fink menyampaikan ‘saya meyakini ada pekerjaan besar untuk mata duit digital dan saya percaya itu akan menolong pelanggan di seluruh dunia’,” papar Aslam.

Namun, dikala mengatakan mengenai bitcoin secara khusus, Aslam menyampaikan bahwa dirinya ‘mungkin lebih menggemari kubu Jamie Dimon’.

Awal pekan ini, CEO JP Morgan, Jamie Dimon menyebut bitcoin ‘tidak berharga’ dan menyampaikan cryptocurrency akan dikelola oleh pemerintah.