Stenly Hicks Sebuah perjalan hidup akan di kenang dan diceritakan kepada orang lain. Maka gunakan tulisan mu untuk dapat memberi ruang orang lain membacanya.

Siasat Sanggup Hattrick Cuan Di Investasi Reksa Dana

2 min read

FRANKFURT AM MAIN, GERMANY - FEBRUARY 10: An Index board is pictured during a trading session at the Frankfurt Stock Exchange on February 10, 2011 in Frankfurt am Main, Germany. According to media reports Deutsche Boerse, which owns the Frankfurt exchange, is in talks to buy NYSE Euronext, which owns the New York Stock Exchange as well as exchanges in Paris, Lisbon, Amsterdam and Brussels. Should the acquisition go through the new company would be home to publicly traded companies worth USD 15 trillion, or about 28 percent of global stock-market value. (Photo by Ralph Orlowski/Getty Images)

Jakarta – Ternyata investasi di reksa dana sanggup loh mencetak tiga gol atau memiliki tiga laba sekaligus, alias hattrick. Salah satunya yakni dengan berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap yang dilengkapi kepraktisan asuransi jiwa.

Hattrick yakni perumpamaan yang sering ditemui di lapangan sepak bola dan hoki yang menampilkan kesuksesan mencetak tiga gol ke gawang musuh.

Untuk hattrick ketika berinvestasi di reksa dana pendapatan tetap, Satrio Norojono, Investment Specialist dari Raiz Invest Indonesia, menyampaikan laba pertama dari hattrick tersebut yakni potensi menikmati peningkatan harga obligasi yang menjadi sasaran investasi reksa dana tersebut.

Seperti halnya surat bermanfaat jenis lain di pasar modal, efek utang atau obligasi juga sanggup mengalami volatilitas atau naik-turun, yang pastinya sanggup kokoh pada reksa dana yang membuatnya sasaran investasi.

Baca Juga :  Bithumb Global Menyatukan Komunitas Crypto Secara Transparan

Nah, ketika harga suatu obligasi naik di pasaran, maka reksa dana yang berinvestasi pada obligasi tersebut sanggup mencetak pengembalian investasi (return) alasannya nilai investasinya juga ikut naik seiring dengan harga obligasi. Nilai investasi tersebut juga biasa disebut nilai aktiva higienis (net asset value/NAV).

Reksa dana pendapatan tetap yakni reksa dana terbuka yang menurut aturan, dominan portofolio investasinya haruslah berupa efek utang atau obligasi. Reksa dana jenis itu menemukan namanya alasannya potensial menemukan kupon bunga dari efek utang secara rutin, biasa disebut pendapatan tetap.

Efek utang atau obligasi yang diterbitkan perusahaan atau korporasi umumnya menyediakan kupon bunga terhadap investornya setiap tiga bulanan (kuartalan). Di segi lain, obligasi yang diterbitkan pemerintah (seri Fixed Rate-FR, Variable Rate-VR) akan membayarkan kuponnya setiap 6 bulan sekali, sedangkan obligasi ritel yang juga diterbitkan pemerintah (seri ORI, SBR, Sukri, dan ST) dibagikan setiap bulan.

Sebagai contoh, ketika ini Raiz Invest Indonesia gres menjual reksa dana pendapatan tetap berjulukan Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan (TFIP). TFIP yakni produk reksa dana pendapatan tetap yang diatur oleh manajer investasi PT Trimegah Asset Management dan dipasarkan oleh Raiz Indonesia selaku Agen Penjual Reksa Dana (Aperd).

Baca Juga :  Ahli Crypto Currency Di Jepang: Industri Cc Banyak Menolong Kehidupan Insan Sehari-Hari

Sebagai gambaran, sejak peluncuran perdananya pada 2019 hingga September 2021, TFIP mencatatkan return 17,95% (termasuk dividen). Return tersebut masih lebih tinggi dibandingkan dengan benchmark-nya yakni rata-rata tingkat deposito berjangka 6 bulan dengan return 10,30% pada periode yang sama.

Untuk portofolio atau “isi perut” dari reksa dana tersebut, dominan portofolio investasinya berupa obligasi korporasi bertenor 2-3 tahun dengan peringkat minimal A atau di atas level patut investasi (investment grade).

“Dengan tenor obligasi selama 2-3 tahun yang lebih pendek dibanding obligasi kebanyakan 3-5 tahun, maka TFIP lebih tidak bergejolak alasannya volatilitas TFIP juga lebih terbatas ketimbang reksa dana yang berinvestasi pada obligasi yang tenornya lebih panjang,” ujar Satrio, Rabu (10/11/2021).

Keuntungan kedua yakni pendapatan bersiklus berupa penghasilan hasil investasi (PHI), yang ditemukan dari pembayaran kupon bunga obligasi yang mau diterima nasabah setiap kuartalan. Dengan minimal investasi Rp 100.000 dan relatif terjangkau itu, penanam modal TFIP sanggup menemukan PHI yang berasal dari kupon obligasi dengan potensi besaran sekitar 1% setiap kuartal atau sekitar 4% setiap tahunnya.

Lalu, gol ketiga yakni asuransi jiwa gratis dengan nilai duit pertanggungan hingga Rp 1 miliar, khusus bagi penanam modal TFIP yang total investasinya telah di atas Rp 10 juta atau eksklusif berbelanja TFIP senilai di atas Rp 10 juta. Layanan asuransi TFIP tersebut ditawarkan oleh PT Avrist Assurance tanpa dikenakan ongkos premi suplemen serta tanpa memotong nilai investasi reksa dana nasabah.

“Karena itulah, dengan nilai investasi permulaan minimal yang lebih terjangkau yakni Rp 100.000, penanam modal sanggup berkesempatan memiliki asuransi jiwa yang umumnya mesti dibarengi pembayaran iuran premi dalam jumlah besar, misalnya di atas Rp 500.000 per bulan,” tutur Satrio.

Dia juga mengingatkan bahwa untuk berinvestasi pada TFIP, nasabah sanggup mempergunakan fitur investasi bersiklus pekanan dan bulanan, round-ups dari pembulatan selisih acara belanja, dan investasi satu waktu yang segalanya tersedia di aplikasi Raiz Invest Indonesia.

Baca Juga :  Pakar Digital Beberkan Kiat Mendulang Untung Cuan Dari Cryptocurrency

Selain hattrick laba investasi tadi, Satrio menyampaikan nasabah Raiz Invest Indonesia juga berpeluang menemukan laba suplemen berupa konsultasi layanan kesehatan (telemedicine) secara gratis dan juga obat gratis selaku tindak lanjut konsultasi yang telah dilakukan.

Stenly Hicks Sebuah perjalan hidup akan di kenang dan diceritakan kepada orang lain. Maka gunakan tulisan mu untuk dapat memberi ruang orang lain membacanya.