Rebeca Sterlin Begitu indahnya semua perjalanan ini ku lalui, dan sangat sayang bagiku untuk tidak membagikan cerita-cerita ini kepada kalian.

Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2022

3 min read

Cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan program public yang dikembangkan oleh pemerintah. Dalam program tersebut, tenaga kerja mendapatkan perlindungan untuk mengatasi berbagai resiko dan krisis ekonomi.

Ternyata ada beberapa orang yang masih belum mengetahui bagaimana mencairkan dana yang ada di BPJS ketenagakerjaan. Untuk Anda yang sudah memiliki BPJS dan berniat untuk mencairkannya, berikut adalah panduan yang bisa Anda gunakan.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Dengan Benar

Jika didalam akun BPJS Ketenagakerjaan Anda sudah memiliki saldo yang banyak dan ingin mencoba mencairkannya, silahkan ikuti langkah dibawah ini.

Aturan dalam Pencarian BPJS

Untuk syarat pencairkan BPJS ketenagakerjaan terdapat aturan yang harus Anda penuhi, sebab umumnya BPJS hanya bisa dicairkan jika sudah memasuki masa pensiun. Namun sebelum pensiun, Anda tetap bisa mencairkan BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki, namun dengan ketentuan sebagai berikut:

Baca Juga :  Pakar Digital Beberkan Kiat Mendulang Untung Cuan Dari Cryptocurrency
  • Untuk JHT BPJS Ketenagakerjaan 10 persen dan 30 persen, Anda bisa mencairkannya ketika syarat peserta sudah menginjak 10 tahun. Pencairan juga hanya bisa dipilih satu, 10 persen atau 30 persen saja.
  • 10 persen dana yang dicarikan biasanya untuk persiapan pensiunan. Sedangkan dana 30 persen untuk biaya rumah yang dimiliki.
  • Setelah melakukan pencairan pertama, maka sisanya bisa dicarikan setelah keluar dari pekerjaan yang dilakukan.
  • Sedangkan untuk JHT pencairan 100 persen hanya bisa dilakukan selama peserta sudah tidak bekerja. Alasannya bisa karena di PHK, resign atau memilih keluar dari pekerjaan. Jika ini terjadi, maka pencairan bisa dilakukan tanpa perlu terpotong.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online

Cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan

Untuk mencairkan dana, ada beberapa pilihan yang bisa peserta BJPS pilih, diantaranya adalah:

Menggunakan Layanan Website

Cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang pertama adalah dengan layanan website yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Untuk panduannya, ikuti langkah berikut ini.

  1. Kunjungi website resmi bpjsketenagakerjaan.
  2. Mengisi data NIK, nama lengkap yang dimiliki hingga nomor kepesertaan.
  3. Sistem akan melakukan verifikasi data yang Anda miliki, tunggu sejenak.
  4. Lengkapi data diri yang dibutuhkan setelahnya, ikuti instruksi yang ada di website.
  5. Unggah dokumen yang diminta.
  6. Peserta BPJS yang berhasil menyelesaikan proses ini akan mendapatkan notifikasi untuk datang ke kantor cabang berikut dengan jadwalnya.
  7. Siapkan semua berkas yang dibutuhkan, sebaiknya merupakan berkas asli.
  8. Peserta akan dihubungi via videocall untuk proses wawancara dengan petugas. Anda akan diberikan jadwal notifikasi untuk hal ini.
  9. Proses sudah selesai, Anda bisa langsung mendapatkan informasi mengenai kapan dana masuk ke dalam rekening.
Baca Juga :  Ini Plaform Perdagangan Bitcoin Yang Kondusif Dan Berlisensi Di Indonesia¬†

Setelah proses ini selesai, Anda bisa langsung menggunakan dana yang sudah dicairkan di rekening yang Anda miliki dan lampirkan sebelumnya.

Menggunakan Aplikasi

Berikutnya adalah cara cairkan BPJS Ketenaga kerjaan menggunakan aplikasi BPJSTKU, aplikasi ini sudah bisa Anda unduh via Android atau iOS. Cara menggunakannya juga tidak sulit, berikut adalah panduan yang bisa Anda gunakan.

  1. Unduh aplikasi terlebih dahulu, Anda bisa mengunduhnya di App Store ataupun Play Store.
  2. Jika sudah, login menggunakan email dan kata sandi yang sudah dimiliki. Apabila belum memiliki akun, lakukan pendaftaran dengan mengikuti panduan yang tersedia.
  3. Di halaman utama, pilih menu Antrian Online.
  4. Jika sudah, unduh formulir pengajuan JHT, isi sesuai dengan data diri dan data BPJS yang Anda miliki.
  5. Unggah dokumen yang disyaratkan dalam berkas tersebut.
  6. Nantinya petugas BPJS akan melakukan verifikasi dokumen yang Anda miliki.
  7. Setelah verifikasi dokumen selesai, Anda akan dihubungi oleh petugas untuk sesi wawancara online.
  8. Proses telah selesai, dana akan langsung dicairkan melalui rekening yang dimiliki.

Untuk proses pencairan Anda bisa langsung mencairkannya dengan datang ke bank atau ke ATM agar prosesnya lebih cepat. Jangan lupa setelah mencairkan dana, lakukan klaim dengan cara berikut:

  1. Buka situ web tenaga kerja yang resmi.
  2. Masukkan nomor kartu peserta KPJ yang dimiliki.
  3. Klik informasi menu Informasi Status Klaim
  4. Nantinya status akan ditampilkan.

Dengan cara ini Anda bisa melihat berapa jumlah sisa saldo yang ada di rekening atau akun BPJS Anda. Jika belum mengambil secara keseluruhan, Anda bisa melihat sisanya disana.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Offline

Jika Anda tidak bisa mengakses layanan secara daring, Anda tidak perlu khawatir, berikut adalah cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dengan datang langsung ke kantor cabangnya.

Baca Juga :  Aset Kripto Sanggup Jadi Opsi Instrumen Investasi
  1. Melakukan pindai QR Cde yang tersedia di kantor cabang BPJS di kota Anda.
  2. Mengisi data yang dimiliki, mulai dari NIK, Nama lengkap dan nomor peserta BPJS yang dimiliki.
  3. Sistem akan melakukan verifikasi secara daring untuk melakukan kelayakan klaim peserta.
  4. Jika sudah, Anda bisa melakukan verifikasi, peserta akan diarahkan untuk melengkapi data sesuai dengan instruksi.
  5. Unggah video yang diminta sebagai syarat pencairan.
  6. Peserta menunjukkan notifikasi bahwa peserta sudah mendapat nomor antrian.
  7. Proses wawancara akan langsung dilakukan setelah mendapat nomor antrian.
  8. Dana akan dicairkan dalam rekening milik peserta yang sudah terlampir.

Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki, diantaranya adalah:

Syarat pencairan bpjs ketenagakerjaan

Syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Data yang harus Anda unggah adalah:

  1. KTP dan paspor, baik asli atau fotokopi.
  2. Buku rekening yang asli dan yang fotokopi.
  3. NPWP jika Anda melakukan klaim diatas 50 juta.
  4. SK aktif bekerja di perusahaan.
  5. Kartu BPJS baik asli maupun FC (fotocopy)
  6. Sudah terdaftar sebagai peserta minimal10 tahun.

Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan 30 Persen

Syarat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan antara 10 persen dengan 30 persen memiliki syarat yang berbeda, berikut adalah rinciannya.

  1. Telah terdaftar setidaknya 10 sebagai anggota BPJS
  2. Dokumen perumahan asli dan fotokopi.
  3. Peserta masih aktif sebagai karyawan suatu perusahaan.
  4. Surat keterangan aktif dari perusahaan tempat kerja.
  5. Kartu BPJS yang asli maupun FC
  6. NPWP untuk klaim diatas 50 juta.
  7. Buku rekening yang asli dan fotokopi.
  8. KTP asli maupun FC
  9. KK asli & FC

Syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan 100 Persen

Terakhir adalah cara klaim BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan sebanyak 100 persen. Mereka yang akan melakukan pencairan dengan jumlah tersebut harus memenuhi syarat berikut ini, yakni:

  1. Kartu BPJS yang asli & FC
  2. NPWP asli & FC untuk klaim diatas 50 juta.
  3. Mendapat Email dari perusahaan.
  4. KTP atau paspor yang asli & FC
  5. Akta penetapan PHK (jika berhenti dikarenakan PHK)
  6. KK asli & FC
  7. Surat keterangan berhenti kerja.
  8. Surat keterangan pengunduran diri dari pemberi kerja.
  9. Pas foto terbaru 3 x 4.
  10. Buku rekening bank asli & FC
Baca Juga :  Cara Mengetahui Sandi IG yang Lupa di Android dan Iphone

Bagaimana, syarat dan cara pencairannya mudah bukan. Jadi sekarang kalian ga perlu lagi terkait masalah mencairkan dana di BPJS Ketenagakerjaan.

Demikianlah rincian terkait dengan cara mencairkan dan syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki. Jika Anda memiliki kendala dalam pencairan dana ini, Anda bisa langsung mengunjungi kantor BPJS terekat. Semoga informasi tersebut bisa menambah pengetahuan Anda, terutama yang ingin mencairkan jenis BPJS ini.

Rebeca Sterlin Begitu indahnya semua perjalanan ini ku lalui, dan sangat sayang bagiku untuk tidak membagikan cerita-cerita ini kepada kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *